Fermentasi Pakan Ayam Joper yang Mudah Dibuat

Halo teman-teman,pada kesempatan kali ini kita akan membahas tentang fermentasi pakan ayam joper yang mudah dibuat. Yuk simak sampai akhir

Beternak Ayam Joper

Ayam Joper kini semakin digemari oleh banyak peternak ayam di Indonesia. Joper atau Jowo Super merupakan ayam hasil persilangan antara ayam petelur betina dan ayam kampung jantan.

Persilangan ini menghasilkan ayam dengan kemampuan tinggi untuk menghasilkan telur, daging yang enak, dan kekebalan yang kuat, serta dapat dipanen lebih cepat dari ayam buras.

Ayam Joper merupakan salah satu faktor yang tidak boleh dianggap remeh saat menjalankan atau sekedar mengembangkan bisnis ayam.

Hal ini dikarenakan pakan merupakan salah satu sumber energi bagi ayam, sehingga dengan pemberian pakan yang sehat dan cukup bergizi maka ayam yang dihasilkan juga akan berkualitas.

Pakan Ayam Joper

pakan ayam joper

Ayam bisa dipanen saat berumur lebih dari dua bulan. Namun, Anda dapat menyesuaikannya untuk memenuhi kebutuhan pasar. Jika pasar menginginkan ayam yang masih muda dan kecil, Anda bisa memanen ayam yang berumur dua bulan.

Pakan joper sebenarnya tidak berbeda dengan beternak ayam pada umumnya. Anda bisa memberikan dua jenis pakan yaitu pakan pokok dan pakan pelengkap.

Pakan pokok merupakan jenis pakan yang paling umum diberikan, sedangkan pakan pendamping merupakan jenis pakan yang hanya diberikan untuk melengkapi ransum pakan utama dan bukan pakan utama.

1. Pakan Utama

Pakan utama yang bisa diberikan pada ayam Joper adalah konsentrat. Jenis konsentrat juga tergantung pada usia ayam yang Anda beri makan. Anda dapat memberikan konsentrat tipe 511, BR-1, atau AK-1 untuk ayam usia 0 hingga 3 minggu.

Untuk ayam yang berumur lebih dari tiga minggu, jenis konsentrat yang ditentukan adalah 512, BR-2, atau AKA-2. Jenis lining ini memiliki tekstur yang lebih kasar dan ukuran yang lebih besar. Saat ini ada beberapa merk pakan ayam Joper seperti Charoen Pokphand, Japfa Comfeed dan New Hope.

Secara umum pakan yang dihasilkan sudah terstandarisasi dan memiliki kandungan gizi yang lengkap. Di dalam makanan sudah terdapat komposisi di bagian luar kemasannya, sehingga Anda bisa mengetahui kandungan protein, lemak dan vitamin di dalamnya.

2. Pakan Pelengkap

Pakan pelengkap adalah pakan opsional, jadi pemberian jenis pakan ini tergantung pada keputusan Anda karena sudah ada pakan pokok di luar sana yang memberikan nutrisi penting untuk ayam Joper.

Ada beberapa pilihan pakan pendamping yang bisa Anda tambahkan untuk menemani pakan utama, yaitu dedak, jagung, singkong, bungkil kedelai, bekicot, sayur, dan berbagai jenis tepung protein hewani.

Anda harus memperhatikan pemberian makan tambahan. Misalnya pemberian dedak padi dalam jumlah yang tepat yaitu maksimal 10-15% dari total pakan yang diberikan dapat mendukung perkembangan ayam.

Namun jika batas ini terlampaui maka akan berpengaruh pada sistem pencernaan ayam, secara tidak langsung berpengaruh pada penurunan produktivitas.

Jadwal Pemberian Makan Ayam Joper

Pakan merupakan komponen krusial dalam bisnis ayam, terutama dalam menentukan apakah bisnis tersebut menang atau kalah. Ini karena memberi makan bukan hanya sumber energi, tetapi juga merupakan biaya terbesar dalam bisnis.

Persentasenya bisa mencapai 70-80% dari total biaya usaha, sehingga pakan ayam yang diberikan harus sesuai dengan dosis dan kepadatan nutrien.

Cara Membuat Fermentasi Pakan Ayam Joper

cara membuat pakan ayam fermentasi

Untuk menghemat biaya pakan, Anda bisa menggabungkan pakan utama dengan pakan tambahan tanpa harus mengurangi jumlah pakan ayam.Cara merawat ayam tidak hanya dapat meminimalkan biaya, tetapi mereka juga mendapatkan nutrisi tambahan yang tidak ada dalam pakan pabrik.

Anda dapat menggunakan tabel Persyaratan Pakan Ayam di atas sebagai panduan untuk membantu Anda menentukan jumlah pakan yang diindikasikan. Untuk menggabungkan pakan utama dan pakan tambahan, Anda dapat membaginya dengan dosis 50%: 50% atau 75%: 25%.

Dosis pakan tambahan 50% atau 25% dapat terdiri dari berbagai jenis pakan tambahan seperti dedak, jagung, tepung kelapa, bungkil kedelai atau tepung hewan.

Anda perlu mencampurkan beberapa jenis makanan pendamping karena beberapa makanan pendamping tidak cocok jika diberikan dengan dosis lebih dari 30%.

Sebagai contoh, berikut adalah jumlah pakan ayam Joper yang bisa Anda tiru. Jika Anda memiliki 100 ayam pada usia enam minggu, Anda membutuhkan 5 kg pakan per hari. Anda dapat membagi jumlah ini 50% untuk pakan utama dan 50% untuk pakan tambahan sebesar 2,5 kg untuk setiap pakan.

Akan tetapi, ada berbagai jenis pakan yang tidak boleh dikonsumsi dalam batasan tertentu. Contohnya tepung ikan yang hanya bisa dikonsumsi 10% dari total pakan, jagung 20%, bungkil kedelai dan ubi kayu 40% dan dedak maksimal 45%.

Jumlah ini merupakan jumlah yang dianjurkan dari segi ekonomi dan gizi. Pakan pelengkap seperti kue adalah pakan yang mudah busuk. Oleh karena itu, dosisnya harus dibatasi agar tidak timbul bau saat dikonsumsi. Pembuatan pakan bisa menggunakan mesin pembuat pakan ayam.

Demikian artikel tentang fermentasi pakan ayam joper,semoga bermanfaat dan selamat mencoba.