Cara Budidaya Ikan Bandeng di Tambak agar Cepat Besar dan Sehat

Cara budidaya ikan bandeng di tambak merupakan salah satu metode yang paling umum yang digunakan oleh para peternak dalam pembudidayaan. Menggunakan media tersebut bisa dikatakan sedikit lebih rumit karena ada banyak hal yang harus diperhatikan, namun sebanding dengan hasilnya.

Beberapa Cara Budidaya Ikan Bandeng di Tambak dengan Mudah

Budidaya ikan bandeng yang paling umum yaitu dilakukan di area tambak pasir. Jenis ikan ini dipilih sebagai bahan pembudidayaan karena dianggap memiliki ketahanan tubuh yang sangat kuat dan mudah beradaptasi sehingga risiko kematiannya kecil. Berikut beberapa cara budidaya ikan bandeng.

Cara Budidaya Ikan Bandeng di Tambak

1. Persiapan Tambak

Kolam merupakan hal penting dari pembudidayaan karena akan menjadi habitatnya serta tumbuh kembang ikan bandeng. Oleh sebab itu, pada tahap ini pastikan tidak ada yang terlewatkan satupun dan harus dilakukan secara baik dan benar agar menghasilkan ikan bandeng yang berkualitas.

Langkah pertama yaitu, jika ada kotoran dan endapan lumpur maka dibersihkan terlebih dahulu apabila Anda memakai kolam bekas. Biarkan gas beracun menguap serta terangkat dengan cara dikeringkan. Berikanlah kapur CaCO3 guna meningkatkan PH tanah. Tambahkan pupuk organik lalu isilah air.

2. Proses Memilih Bibit Ikan Bandeng

Sama halnya seperti persiapan tambak, proses memilih bibit ikan bandeng juga jangan dianggap sepele dan dilakukan secara sembarangan. Pasalnya, tahap ini akan mempengaruhi hasil panen nantinya karena bergantung pada titik mengenai kualitas serta kuantitasnya.

Pada proses pemilihan bibit ikan bandeng, pastikan memilih ukuran yang seragam agar hasil panennya pun sama. Untuk mengetahui antara baik buruknya kualitas, Anda bisa melihatnya dari aktif atau tidak geraknya. Karena hal itu dapat menandakan bahwa nener ikan pada kondisi sehat.

3. Memberikan Pakan Ikan Bandeng

Cara budidaya ikan bandeng di tambak selanjutnya ialah memperhatikan kualitas dan jenis pakannya. Ada beberapa macam yang bisa Anda gunakan, mulai dari buatan hingga alami dan keduanya mempunyai keunggulan berbeda. Perhatikan juga mengenai dosis dan waktunya pemberiannya.

Selain mubazir, pakan yang tidak sesuai dosis akan mengganggu ekosistem tambak akibat endapan sisa pakan dan menimbulkan berbagai bakteri jahat. Berikanlah pakan dengan takaran sekitar 5% dari total bobotnya serta jadwalkan pemberian pakannya yaitu dua kali sehari pagi dan sore.

4. Mengenali Penyakit Ikan Bandeng

Sebagai pembudidaya, harus mengetahui berbagai jenis penyakit serta gejalanya yang bisa saja menyerang ikan bandeng. Walaupun ikan ini terkenal akan ketahanan daya tahan tubuhnya pada kondisi apapun, namun tak membuatnya tidak bisa terserang penyakit berbahaya.

Oleh sebab itu, sebaiknya Anda harus mengenali jenis penyakit serta langkah mencegah dan mengobatinya. Hal ini bertujuan, jika terjadi sesuatu setidaknya paham akan tindakan yang harus diambil. Jadi masalah dapat diatasi secepat mungkin sebelum makin parah.

5. Masa Panen

Setelah semua tahapan budidaya sudah dilakukan dengan baik, maka sampailah dititik masa panen. Namun bukan berarti telah selesai, karena masih ada beberapa proses yang harus dilakukan secara baik dan benar supaya tidak mengalami kegagalan panen.

Pada umumnya, ikan yang sudah siap dipanen berumur 6 bulan dan memiliki bobot berkisar 0.5 kg per ekornya. Dalam tahap ini dibutuhkan banyak tangan manusia cukup banyak karena tenaga dari ikan ini cukup kuat, namun tergantung juga pada skala pembudidayaannya.

Itulah tadi pembahasan ikanesia mengenai beberapa cara budidaya ikan bandeng di tambak. Melalui langkah penanganan serta metode yang benar, maka hasil terbaik pun akan Anda dapatkan dan memiliki kualitas bagus.

 

Tags: