Syarat Naik Bus dan Mobil Travel di Masa Pandemi

Ada beberapa syarat khusus yang mesti dipenuhi traveler kalau menginginkan bepergian memakai transportasi umum. Lalu, syarat apa yang melekat misalnya naik bus di didalam Pulau Jawa selama masa pandemi atau PPKM?
Naik bus sampai mobil travel semarang jakarta pada tiga bulan dan lebih dari satu hari lalu.

 

Sebaliknya, kita termasuk menaikinya berasal dari pool dan terminal di Jawa Tengah dan Jawa Timur.
Traveler yang naik pesawat sampai kereta api jarak jauh diwajibkan memenuhi syarat hasil negatif tes swab PCR/antigen sampai GeNose yang rencananya dapat diawali pada 1 April. Namun, untuk naik bus di rute-rute didalam Pulau Jawa kita tidak melakukan tes itu.

Dalam catatan redaksi, pemerintah menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Selama PPKM, perjalanan orang pun diatur untuk menekan penularan COVID-19.

Dalam Surat Edaran Menteri Perhubungan No. 1 Tahun 2021, pelaksanaan perjalanan orang bersama transportasi darat selama masa pandemi dilaksanakan bersama selamanya melakukan protokol kebugaran secara ketat.

Setiap individu yang melakukan perjalanan orang mesti menerapkan protokol kebugaran yakni Mengenakan masker, melindungi jarak dan menjauhkan kerumunan, serta mencuci tangan bersama sabun atau memakai hand sanitizer.

Penggunaan masker mesti dilaksanakan bersama benar menutupi hidung dan mulut. Masker yang digunakan oleh pelaku perjalanan adalah masker kain tiga lapis atau masker medis.

Tidak diperkenankan untuk bicara satu arah maupun dua arah melalui telephone atau secara segera selama perjalanan jadi syarat naik bus naik transportasi lainnya.

Untuk perjalanan ke Pulau Bali, pelaku perjalanan bersama kendaraan bermotor umum, kendaraan bermotor perseorangan atau angkutan sungai, danau dan penyeberangan mesti tunjukkan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau non-reaktif rapid test antigen.

Sampelnya diambil alih didalam kurun sementara maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan sebagai beberapa syarat perjalanan dan isikan e-HAC Indonesia.

Sementara ketentuan perjalanan berasal dari dan ke Pulau Jawa serta di didalam Pulau Jawa (antarprovinsi/kabupaten/kota) sebagai berikut:

1. Pelaku perjalanan yang memakai kendaraan bermotor lazim atau angkutan sungai, danau dan penyeberangan dilaksanakan tes acak rapid test antigen kalau diperlukan
2. Pelaku perjalanan yang memakai kendaraan bermotor perseorangan diimbau melakukan tes RT-PCR atau rapid test antigen didalam sementara maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan sebagai beberapa syarat perjalanan
3. Pelaku perjalanan yang memakai kendaraan bermotor umum, kendaraan bermotor perseorangan atau angkutan sungai, danau dan penyeberangan mesti isikan e-HAC Indonesia.

 

Untuk perjalanan ke area lainnya berlaku termasuk ketentuan serupa. Anak-anak di bawah umur 12 tahun tidak diwajibkan untuk tes RT-PCR maupun rapid test.

Sementara perjalanan orang di didalam satu wilayah aglomerasi perkotaan tidak diwajibkan untuk tunjukkan surat hasil tes RT-PCR atau rapid test antigen dan dapat dilaksanakan tes acak misalnya diperlukan oleh Satgas COVID-19 daerah.

 

Pelaksanaan perjalanan orang bersama transportasi darat dilaksanakan pengawasan bersama melakukan tes acak rapid test antigen.

 

Adapun tes acak rapid test antigen itu dilaksanakan di lebih dari satu area seperti:

– terminal penumpang
– pelabuhan sungai, danau, dan penyeberangan
– jalan untuk kendaraan bermotor perseorangan
– area peristirahatan (rest) area di jalan tol untuk kendaraan bermotor perseorangan.