Tips Menyimpan Daging Kurban Supaya Tahan Lama dan Segar

Hai, pada kesempatan kali ini saya ingin memberikan Tips Menyimpan Daging Kurban Supaya Tahan Lama dan Segar. Begini cara menjaga daging korban awet dan tetap segar, check it out!

Tips Menyimpan Daging Kurban Supaya Tahan Lama dan Segar

tips menyimpan daging kurban

Daging merupakan bahan makanan yang mudah rusak. Kandungan nutrisi yang ada di permukaan dan pengendapan sangat kondusif bagi kelangsungan hidup mikroorganisme. Aktivitas mikroorganisme seperti bakteri atau jamur dapat menyebabkan daging menjadi busuk dan busuk.

Jika daging busuk ini dimakan, juga bisa menyebabkan gangguan kesehatan. Meski dimasak dengan suhu tinggi, mengonsumsi daging sapi atau daging sapi busuk tetap bisa menimbulkan keracunan makanan.

Bakteri pada daging busuk juga bisa mati karena panas yang tercipta selama proses pemasakan. Tapi masalahnya, bakteri ini juga bisa memiliki racun di dalam daging, yang bisa menyebabkan keracunan. Oleh karena itu, Anda perlu menyimpan daging sapi dan sapi dengan benar agar tetap sehat dan higienis. Bagaimana:

1. Dagingnya jangan dicuci dulu

Buku Hidangan Lezat: Daging Sapi dan Kambing (2013) oleh Tim Essence Food, jika belum siap dimasak, daging tidak perlu dicuci terlebih dahulu lalu disimpan di lemari es. Mencuci daging sapi atau domba saat disimpan hanya akan meningkatkan kadar air dalam daging.

Menyimpan daging yang juicy akan membuat daging lebih mudah dipanggang dalam keadaan beku. Pembakaran freezer adalah suatu kondisi yang terjadi ketika makanan rusak karena dehidrasi dan oksidasi, saat udara mencapai makanan.

Daging panggang beku akan terlihat kering. Selain itu, proses pencucian membuat daging rentan terhadap kontaminasi bakteri lain yang berasal dari ruang cuci dan air itu sendiri.

2. Segera masukkan daging ke dalam kulkas

tips menyimpan daging kurban

Daging mentah, seperti daging sapi, domba, atau ayam akan lebih baik jika tidak disimpan terlalu lama pada suhu kamar. Apalagi dagingnya hanya diletakkan di suatu tempat. Jika demikian, bukan tidak mungkin daging tersebut bisa terkontaminasi berbagai bakteri, antara lain Salmonella penyebab tifus dan E. coli yang bisa menyebabkan diare akibat infeksi usus yang serius.

Seperti diketahui, suhu dapat mempengaruhi pertumbuhan mikroorganisme. Jadi, daging harus segera dimasukkan ke dalam lemari es, minimal 1 jam setelah dikonsumsi. Pada suhu dingin, mikroorganisme perusak tidak aktif, sehingga daging yang disimpan tidak mudah rusak.

3. Potong daging menjadi potongan-potongan kecil sebelum disimpan

tips menyimpan daging kurban

Sebelum disimpan, daging sapi dan sapi harus dipotong kecil-kecil terlebih dahulu. Tindakan ini memiliki beberapa manfaat. Misalnya, potongan daging yang lebih kecil tentu lebih mudah dicairkan daripada yang besar.

Selain itu, memotong daging menjadi potongan-potongan kecil akan mengurangi kontak dengan daging lain yang belum diolah dengan tangan yang mungkin terkontaminasi kuman.

4. Bungkus daging dengan plastik

Sebelum disimpan di lemari es, sebaiknya daging dibungkus dengan plastik agar permukaannya tidak “kering” atau mengalami pembekuan, apalagi jika dagingnya terlalu matang. Membungkus daging dalam plastik atau wadah tertutup juga dapat mencegah daging terkontaminasi bakteri dari bahan makanan lain saat disimpan di lemari es.

5. Simpan di freezer lebih lama

Agar lebih awet, sebaiknya daging disimpan di dalam freezer dengan suhu kurang dari -12 derajat Celcius. Launching Open Varietas Daging Olahan: Sehat, Bergizi, dan Lezat (2005) oleh Ir. Hj. Komariah, MSi et al., Pembekuan telah diakui sebagai cara terbaik untuk mengawetkan daging.

Cara ini akan menghasilkan perubahan daging yang kurang diinginkan, dari segi kualitas dan rasa. Umumnya nutrisi daging akan disimpan selama pembekuan dan hanya nutrisi yang larut dalam air yang akan hilang seiring dengan tetesan selama proses thawing.

Jika metode pembekuan dan penyimpanan daging benar, kerusakan warna, aroma, dan esensi minyak akan berkurang. Pembekuan pada suhu di bawah -10 derajat Celcius, umumnya kerusakan akibat aktivitas mikroba dan enzim akan berkurang. Waktu penyimpanan maksimum daging sapi yang disarankan sebagai berikut:

  • 2 bulan pada -12 derajat Celcius
  • 4 bulan pada -18 derajat Celcius
  • 8 bulan pada -24 derajat Celcius
  • 12 bulan pada -30 derajat Celcius

Baca Juga : Produk Vacuum Sealer

6. Jangan melelehkan daging pada suhu kamar

Jika ingin mengolah daging beku di dalam freezer, jangan dicairkan di suhu ruangan. Daging yang bersentuhan dengan udara luar akan memicu reaksi bakteri. Solusinya, pindahkan daging ke chiller terlebih dahulu agar dagingnya cair tanpa menjadi dingin.

Jadi itulah beberapa Tips Menyimpan Daging Kurban Supaya Tahan Lama dan Segar. Demikian yang dapat saya sampaikan, semoga bermanfaat bagi anda, kurang lebihnya saya mohon maaf dan terima kasih.