Ini Alasan Penjualan Seva Mobil Bekas Usai Lebaran Sepi

Para pedagang menuliskan penjualan mobil bekas di pusat jual beli mobil bekas World Trade Center (WTC) Mangga Dua, Jakarta Utara, merasakan penurunan. Hal ini berbanding terbalik saat permintaan melonjok menjelang lebaran.

“Tren penjualan mobil bekas sesudah Lebaran lebih sepi dikomparasikan saat menjelang Lebaran,” kata salah seorang saudagar mobil bekas, Ivan Jaya di WTC Mangga Dua, Jakarta, Senin 17 Juni 2019. Sayangnya, Ivan tanpa inginkan menyebut angka penurunan penjualan.

Berdasarkan keterangan dari dia, penurunan penjualan mobil bekas diakibatkan melemahnya daya beli masyarakat dampak pengeluaran yang membengkak ketika Lebaran. “Apalagi ketika ini masa-masa menjelang masa tahun doktrin baru sekolah,” kata dia.

Ivan mengatakan, laksana tren pada tahun-tahun sebelumnya, penjualan mobil bekas bakal kembali normal pada sebulan sesudah Lebaran.

Senada dengan itu, seorang saudagar lainnya, Kiki mengatakan dampak lebih sepinya penjualan sesudah Lebaran, harga sebanyak mobil bekas yang dia jual merasakan penurunan.

“Pada masa menjelang Lebaran lalu, harga mobil bekas yang saya jual naik Rp1 juta sampai Rp5 juta per unit, sesudah Lebaran ini harga tersebut turun ke harga normal,” kata Kiki.

Dengan diturunkannya harga itu, lanjut dia, penjualan mobil bekas di WTC Mangga Dua ini pulang bergairah.

Kiki mengatakan, jumlah penjualan seva mobil bekas sebulan terakhir didominasi dari jenis mobil family dengan kursi penumpang tiga baris. “Sejumlah produk mobil family yang sangat diminati, di antaranya Toyota Avanza, Innova, Daihatsu Xenia, Nissan Serena, Nissan Serena, dan Honda Mobilio,” kata Ivan.

Seorang saudagar lainnya, Dian Marlina mengatakan, penjualan jenis mobil keluarga menjangkau sekitar 60 persen dari total penjualan mobil bekas dagangannya. “Baru setelah tersebut mobil jenis city car dan SUV (kendaraan utilitas sport) menyusul di peringkat selanjutnya dalam penjualan,” kata Dian. Sumber: https://www.decisionsonevidence.com/seva-mobil-bekas/